Selasa, 16 Februari 2016

Teknik Gradasi Krayon

Teknik gradasi warna gelap ke warna terang

Cara membuat gradasi warna gelap ke terang dengan menggunakan crayon adalah dengan menorehkan terlebih dahulu  crayon dengan warna yang lebih gelap pada bidang objek yang ingin diwarnai kemudian torehkan crayon dengan warna yang lebih terang menimpa warna yang lebih gelap.

Untuk menghaluskan warna terutama pada bagian persambungan warna, gunakan crayon dengan warna yang lebih terang, balurkan dengan perlahan agar gradasi warna bisa membaur dengan sempurna dan terlihat lebih alami.

Teknik gradasi warna terang ke warna gelap

Tehnik ini merupakan kebalikan dari tehnik gradasi yang pertama. Torehkan terlebih dahulu warna yang lebih terang pada objek gambar yang ingin diwarnai baru kemudian diatasnya disapukan crayon dengan warna yang lebih gelap. Tehnik gradasi warna terang ke gelap seringkali digunakan untuk menciptakan efek embos pada gambar.

Cobalah gunakan kedua tehnik cara membuat gradasi warna dengan crayon ini pada beberapa buahgambar mewarnai yang bisa anda dapatkan gratis disini agar bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing tehnik sehingga saat mengikuti lomba mewarnai gambar, anak anda tidak ragu lagi dalam memilih warna dan tehnik gradasi yang ingin dipakai.

4 Lukisan Misterius di Dunia yang Dianggap Bisa Bergerak


Lukisan merupakan sebuah hasil karya seni yang patutnya dinikmati keindahannya. Namun, di dunia ini ternyata ada beberapa lukisan yang justru menyeramkan dan memiliki kisah menakutkan bagi mereka yang melihatnya. Inilah empat lukisan misterius di dunia yang katanya bisa bergerak:

1. Lukisan Bernardo de Galvez

Bernardo de Galves adalah seorang pemimpin militer Spanyol yang lahir pada tahun 1746 di Macharaviaya, Malaga, Spanyol. Bernardo merupakan administrator kolonialyang kemudian diangkat sebagai gubernur kolonial wilayah Louisiana dan Kuba. Ia juga membantu koloni ke-13 Amerika dalam perjuangan kemerdekaan dan memimpin tentara Spanyol melawan Inggris dalam Perang Revolusi.

Lukisan potret Bernardo berada di ujung lorong bawah tangga Hotel Galvez. Berdasarakan cerita, gambar mata pada lukisan tersebut selalu mengikuti setiap langkah pengunjung. Orang-orang mengamati lukisan itu pun mengaku sering merasa tidak nyaman dan merinding. Ada pula seseorang yang mencoba mengambil foto lukisan, namun hasilnya selalu tidak memuaskan. Bahkan pernah ada gambar bayangan tengkorak di hasil foto.

Konon, ketika kita akan memotret lukisan ini, kita harus meminta izin terlebih dahulu kepada sosok di dalam lukisan tersebut untuk mendapatkan hasil yang bagus.

2. Lukisan Prabu Siliwangi

Indonesia juga ternyata memiliki lukisan seperti “Bernardo de Galvez”, yaitu lukisan Prabu Siliwangi yang terletak di Jawa Barat, tepatnya di Museum Keraton Kasepuhan Cirebon. Lukisan ini dibuat pada 2004. Banyak pengunjung yang merasa bahwa mata Prabu Siliwangi di dalam lukisan mengikuti gerak-gerik mereka. Tak hanya itu, ada pula yang mengatakan bahwa kaki Sang Prabu dapat berubah posisi sesuai dengan arah gerak pengunjung.

Ekspresi wajah penguasa Jawa Barat masa lampau ini jika dilihat dari depan, tampak garang. Namun, jika dilihat dari samping, maka tampak ramah.

3. Lukisan Voodoo Queen

Lukisan ini adalah karya CM Gandolfo yang merupakan gambar potret seseorang yang dikenal sebagai “Ratu Voodoo”, praktik perdukunan Afrika. Ratu ini bernama Marie Laveau. Saat ini, lukisan Voodoo Queen berada di Historic Voodoo Museum, New Orleans.

Para pengunjung yang datang ingin memotret lukisan ini pun tak pernah mendapatkan hasil yang bagus. Sebagian orang merasakan tatapan dingin sang ratu yang seakan terus mengikuti gerak-gerik pengunjung, bahkan ada yang mengaku hingga didatangi sang ratu di dalam mimpi.

Berdasarkan kisahnya, sang ratu adalah wanita berdarah Creole yang lahir dan tinggal di Louisiana, New Orleans dan menikah dengan pria imigran Haiti pada 1820. Mereka pun memiliki dua orang anak, namun meninggal sebelum usia dewasa. Tidak lama kemudian, suami sang ratu juga meninggal tanpa diketahui penyebabnya.

Ratu ini terkenal mendalami praktik voodoo, dan namanya baru terkenal sekitar tahun 1857. Namanya dikaitkan dengan ilmu perdukunan asal Afrika dan tercatat dalam sebuah dokumen. Sebelumnya, ia justru dikenal sebagai importer minuman. Kemudian, saat demam kuning melanda Amerika Serikat pada 1853, ia bekerja tanpa mengenal lelah sebagai perawat untuk membantu penyembuhan spiritual. Surat kabar lokal pun ikut menobatkannya sebagai Ratu Voodoo New Orleans atas dedikasinya tersebut selama 40 tahun.

Pada 1881, sang ratu meninggal dunia. Sebagian orang menyebutnya sebagai penyihir dan media menyebutnya sebagai orang suci. Hingga saat ini, banyak turis yang mengunjungi makam sang ratu. Berdasarkan cerita, kita bisa meminta permohonan dan jika ingin dikabulkan, kita harus membuat tanda “x” pada makam, kemudian memutari makam sebanyak tiga kali, mengetuk makam, dan menyebutkan harapan. Jika terkabul, kita harus kembali ke makam dan melingkari tanda “x” yang telah kita buat, lalu memberikan sumbangan.

4. The Hands Resist Him

Lukisan ini dibuat pada tahun 1972 dan merupakan karya dari Bill Stoneham. Pada tahun 2000, lukisan ini muncul di e-Bay dan seketika menjadi bahan perbincangan orang banyak. Pihak e-Bay pun menjuluki lukisan ini dengan sebutan “Haunted Painting” atau Lukisan Berhantu.

Dalam lukisan ini digambarkan seorang anak laki-laki yang berdiri di depan sebuah pintu kaca, dimana kaca-kaca tersebut terlihat beberapa telapak tangan yang seperti menekan kaca. Di sebelah anak laki-laki itu juga terdapat sebuah boneka perempuan yang sedang berdiri.

Pemilik lukisan yang sebelumnya mengaku bahwa webcam-nya menangkap gambar yang berubah pada lukisan. Di malam yang berbeda, pemiliki juga melihat bahwa boneka perempuan yang berdiri sebelah anak laki-laki itu seperti menodongkan senjata api yang seolah menyuruh anak laki-laki untuk keluar dari lukisan. Tak hanya itu, anak pemilik lukisan ini pun mengatakan kepada ibunya bahwa ia melihat kedua anak di dalam lukisan tersebut bertengkar pada malam hari.

Tidak hanya itu, sebagian orang juga mengaku merasakan reaksi yang aneh ketika mengamati lukisan tersebut dan ada pula yang merasakan sakit hingga pingsan. Anak-anak yang melihat lukisan ini pun dikatakan menjerit ketakutan. Kemudian, saat gambar pada lukisan ini akan dicetak, ternyata hasil gambar yang keluar terpotong-potong di setiap halamannya.

Sang pelukis pun mengaku bahwa tidak ada hal yang aneh saat ia membuat lukisan ini. Ia mengatakan bahwa anak laki-laki dalam lukisan tersebut adalah dirinya ketika berusia lima tahun. Boneka perempuan di sebelahnya memang adalah boneka yang menemaninya dan memegang sebuah baterai kosong dengan kabel, bukan senjata api.

Pintu kaca yang lukis merupakan gambaran atas dua dunia yang berbeda, yaitu dunia realitas dan khayalan. Telapak tangan pada pintu kaca pun adalah mencerminkan alternatif dan kemungkinan yang muncul.

Meski salah satu lukisan di dunia yang katanya bisa bergerak ini diakui menyeramkan, namun lukisan “The Hands Resist Him” ini telah mendapat penawaran tertinggi hingga lebih dari 1000 dollar Amerika.

Selasa, 26 Januari 2016

Tips Mewarnai Gambar atau Poster Menggunakan Crayon


  1. Mulailah mewarnai dari bagian yang lebih detil seperti mata, jari tangan, jari kaki, atau bagian mulut.
  2. Gunakan warna yang lebih tua atau lebih gelap terlebih dahulu baru kemudian gunakan warna yang lebih terang atau lebih muda.
  3. Warnai seluruh bagian gambar sehingga tidak ada bagian gambar yang kosong.
  4. Warnai gambar secara merata agar tidak timbul bercak-bercak warna pada gambar.
  5. Pergunakan tehnik gradasi yang telah kita pelajari sebelumnya agar warna pada gambar terlihat lebih hidup dan lebih indah.
  6. Berhati-hatilah saat mewarnai pada bagian pinggir gambar atau pada titik perbedaan warna agar warna yang digunakan tidak keluar dari garis yang telah ditentukan pada gambar mewarnai yang kita gunakan.
  7. Periksa kembali gambar yang telah diwarnai agar tidak ada bagian yang terlewatkan untuk diwarnai.
  8. Gunakan alat pengerok untuk memberikan efek tambahan pada gambar.
  9. Setelah semua proses mewarnai selesai, tebalkanlah kembali garis-garis pada gambar menggunakan pensil 8B yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Demikianlah tips dan trik mewarnai gambar dengan crayon yang bisa saya sampaikan dan sebagai kesimpulan dari 3 artikel berseri tentang cara mewarnai gambar dengan menggunakan crayon inilah tahap-tahap yang diperlukan .

Tahap 1
Persiapkan seluruh alat dan bahan untuk mewarnai dengan crayon.

Tahap 2
Lakukan blocking pada gambar baik itu dengan tehnik linear maupun circular.

Tahap 3
Berikan sentuhan gradasi dengan warna yang seirama agar tercipta sebuah warna gradasi yang terlihat alami.

Tahap 4
Lakukan pengerokan dengan alat pengerok yang sudah dipersiapkan untuk menambahkan efek atau mengurangi intensitas warna.

Tahap 5
Periksa kembali gambar yang telah diwarnai agar tidak ada bagian yang tertinggal atau bagian kertas yang kotor sambil menghaluskan bagian-bagian gambar yang masih terasa kasar dan lakukan penebalan garis luar gambar bila diperlukan.

Terima kasih anda telah membaca tulisan ini dan mengunjungi blog yang saya kelola ini dan bila anda rasa tulisan ini berguna anda bisa share kepada teman-teman anda melalui jejaring sosial yang ada dibawah ini.